SELF AWARENESS
(Mengenal diriku, Mempengaruhi Cara Pengasuhanku)
(Kelas Bunda Sayang #9)
Oleh Nugraheni Ariati, M.Psi (Mbak Nunik)
Hari ini saya mencoba flashback modul materi yang diberikan oleh ibu Nunik dalam kelas bunda sayang. Materi itu adalah tentang pengenalan diri sendiri / Self awareness.
Self awareness menurut saya adalah dimana kita belajar untuk menjadi mampu mengelola diri sendiri baik itu pikiran, perasaan maupun perilaku. Setelah saya terbiasa melakukan self awareness maka saya menjadi menemukan beberapa point alasan kenapa saya tidak bisa mencapai goals yang saya buat sendiri. Jadi kesimpulannya self awareness adalah merupakan sebuah perjalanan dalam penemuan jati diri (self discovery) atau kemampuan untuk melihat keadaan diri sendiri secara jelas dan obyektif melalui refleksi dan intropeksi diri.
Kenapa kita perlu mengetahui tentang apa itu self awareness ? Karena setiap manusia yang sehat mental jasmani dan rohani pasti memiliki sebuah tujuan atau keinginan yang ingin dicapai dalam hidup. Namun yang terjadi justru seringkali dalam kehidupan ini kita menemukan distraksi – ditraksi yang tak jarang membuat tujuan atau keinginan kita itu menjadi tidak tercapai. Seringkali rasa kecewa, sedih, bahkan marah itu hadir. Self awareness ini bertujuan agar kita dapat mengelola dan bahkan mengendalikan perasaan – perasaan itu menjadi sesuatu hal yang positif.
Selama 7 hari ini saya mencoba melatih diri melakukan self awarenes dengan melakukan melakukan kegiatan pelatihan kesadaran diri melalui Body Scanning atau Teknik meditasi rileksasi yang berfokus pada pemindai tubuh mulai dari kepala sampai ke kaki dan box breathing 4 – 7 – 8. Kegiatan body scanning dan box breathing ini saya lakukan 2 – 3 kali dalam sehari, kegiatan ini membantu saya untuk bisa lebih memahami keadaan kesadaran diri baik itu sensasi yang terjadi pada fisik, emosi maupun perasaaan diri sendiri. Meditasi pemindaian tubuh atau body scanning membuat saya mampu melepaskan ketegangan fisik yang secara tidak saya sadari sebenarnya sedang saya alami. Kadang-kadang tanpa sadar saya ternyata terjebak dalam stres sehingga saya tidak menyadari ada beberapa ketidaknyamanan fisik yang saya alami yakni berupa sakit kepala, nyeri punggung dan bahu, otot tegang, sampai perasaan yang mudah emosi.
Selain body scanning saya juga mempraktekkan box breathing 4 – 7 – 8 (tarik nafas melalui hidung dengan hitungan 4 detik, kemudian menahan nafas lembut hitung selama 7 detik, kemudian hembuskan nafas perlahan melalui mulut dengan bibir sedikit menkerucut dengan hitungan selama 8 detik) dalam melakukan box breathing ini biasanya sambil didalam hati saya barengi dengan istighfar berulang kali. Biasanya saya akan mengulanginya dalam beberapa kali sampai saya merasa tenang.
Setelah saya rutin mempraktekkan body scanning ini beberapa kali dalam sehari saya merasakan beberapa manfaat yang dapat saya rasakan secara langsung diantaranya adalah saya menemukan ketenangan diri, kualitas tidur menjadi lebih baik, saya lebih mampu mengendalikan diri dari rasa marah, kesal dan kecewa baik itu terhadap diri sendiri, suami, anak maupun orang – orang disekitar saya, saya juga mampu memberikan afirmasi positif bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang – orang disekitar saya (anak dan suami).
Saya percaya sejatinya tidak ada hal yang sempurna di dunia ini, karena kesempurnaan sejati hanyalah milik Tuhan Yang Maha Kuasa (Allah SWT). Maka bila ada sesuatu hal yang tidak sesuai dengan ekpektasi yang saya bayangkan, sudah sepatutnya untuk saya dapat memakluminya. Dengan berpasrah dan mengembalikan semuanya kepada sang pemilik hidup, dengan begitu maka hati ini rasanya akan menjadi jauh lebih damai dan tenang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar