Jumat, 31 Mei 2024

# elektronik # indonesia

Dompet Elektronik (e-wallet) ?

 
 
 

J

ika beberapa waktu yang lalu saya telah membahas tentang uang bukan sembarang uang alias uang elektronik, maka kali ini saya akan membahas tentang alat untuk menyimpan uang (dompet) yang mana dompet ini bukanlah sembarang dompet, dompet ajaib alias dompet elektronik atau yang lebih familiar disebut dengan e-wallet. Dompet elektronik ini sering disebut juga dengan dompet pintar, karena dompet ini bisa digunakan melalui koneksi smartphone, dompet elektronik ini memudahkan kita untuk tidak perlu repot membawa uang tunai. 

 

Lantas apakah perbedaan uang elektronik dengan dompet elektronik? Melansir dari laman resmi Bank Indonesia (BI), uang elektronik didefinisikan sebagai alat pembayaran dalam bentuk elektronik, di mana nilai uangnya disimpan dalam media elektronik tertentu. Penggunanya harus menyetorkan uangnya terlebih dahulu kepada penerbit dan disimpan dalam media elektronik sebelum menggunakannya untuk keperluan bertransaksi. Singkatnya, uang elektronik adalah jenis alat pembayaran yang nilai uangnya tersimpan dalam bentuk elektronik. Sementara itu, dompet digital merupakan sebuah aplikasi elektronik berisikan fasilitas yang memungkinkan penggunanya melakukan transaksi nontunai atas pembelian barang atau jasa. Sebagaimana juga dikutip dari situs resmi BI, dompet elektronik (e-wallet) adalah layanan elektronik untuk menyimpan data instrumen pembayaran seperti alat pembayaran dengan menggunakan kartu dan uang elektronik, yang dapat menampung dana untuk melakukan pembayaran.

Maka berikut ini adalah perbedaan antara uang elektronik (e-money) dan dompet elektronik (e-wallet) dikutip dari laman Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dari segi bentuk, uang elektronik (e-money) mempunyai bentuk fisik yang berbeda dengan dompet elektronik (e-wallet). Uang elektronik (e-money) dalam bentuk chip based atau kartu sementara dompet elektronik (e-wallet) dalam bentuk server based atau aplikasi.

Perbedaan selanjutnya adalah dari segi pengisian saldo atau top-up. Untuk top up saldo uang elektronik (e-money), penggunanya diharuskan mengisi melalui ATM Bank sebagai penerbitnya. Untuk mengisi saldo dompet elektronik (e-wallet), yang perlu dilakukan penggunanya cukup mengisi saldo melalui M-banking.

Berdasarkan pada penerbit uang elektronik masing-masing, uang elektronik (e-money) dibuat oleh pihak bank dan teknologi finansial atau Fintech. Sedangkan dompet elektronik (e-wallet) dibuat oleh Fintech saja. Kemudian, terkait kegunaannya, uang elektronik (e-money) atau uang saku digital ini bisa digunakan untuk membayar alat transportasi, tarif tol, dan tempat hiburan. Sedangkan dompet elektronik (e-wallet), biasanya dipakai untuk membayar transaksi online atau transaksi tempat belanja.

 

Berikut ini adalah beberapa contoh dompet elektronik (e-wallet) yang popular di Indonesia saat ini :

1.     1. OVO

OVO adalah aplikasi dompet elektronik untuk transaksi digital. OVO dilengkapi dengan fitur keamanan yang canggih. Sehingga saat proses transaksi nya dapat dilakukan dengan aman. OVO dapat digunakan untuk pembayaran transportasi publik, belanja secara online, hingga transfer uang ke bank. OVO bekerjasama dengan berbagai pihak , dan seringkali OVO memberikan berbagai macam promo, diskon, dan cashback untuk para pelanggan setianya.

 

2. LINK Aja

LINK Aja adalah aplikasi dompet elektronik yang didukung oleh Perusahaan milik negara (BUMN). Aplikasi LINK Aja bisa digunakan untuk berbagai transaksi digital. Seperti pembayaran tagihan listrik, tagihan telepon, internet, membeli bahan bakar sampai transportasi publik. Bahkan kita juga bisa membeli voucher games melalui aplikasi LINK Aja. Link Aja dilengkapi dengan fitur untuk mengambil uang tunai tanpa kartu di ATM dan minimarket.

 

3. GoPay

Sama seperti OVO, GoPay adalah dompet elektronik yang terkenal popular di Indonesia. GoPay tersambung dengan aplikasi GoJek. Domet elektronik ini juga terhubung dengan lokapasar (e-commerce) seperti Tokopedia.

GoPay dapat digunakan untuk membayar transportasi, memesan makanan,memesan pulsa, donasi, dan dapat juga untuk membeli tiket sinema. GoPay dilengkapi dengan furniture keamanan seperti pemindai sidik jari atau wajah untuk peggunanya. Juga dilengkapi dengan fitur riwayat transaksi yang telah dilakukan.

 

4. DANA

DANA adalah e-wallet yang lahir dari kerjasama antara EMTEK group dan ANT Financial. Hal ini membuatnya menjadi salah satu pilihan terpopuler di Indonesia. DANA memudahkan transaksi di aplikasi e-commerce Bukalapak, memungkinkan pengguna untuk berbelanja secara online dengan mudah. Keberhasilan DANA dalam memikat pengguna dalam waktu singkat menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap platform ini. Dengan adanya aplikasi DANA, memungkinkan pengguna dapat melakukan transaksi seperti transaksi menggunakan barcode scan, pembayaran e-commerce, pembayaran tagihan, pembayaran tagihan, hingga kredit atau DANA Paylater.

 

5. ShopeePay

ShopeePay merupakan produk dari SeaMoney, perusahaan induk Shopee, yang telah mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia. Ini adalah salah satu e-wallet yang berkembang pesat belakangan ini. Pengguna ShopeePay dapat dengan mudah melakukan transaksi online, termasuk saat berbelanja di platform Shopee. Kolaborasi ShopeePay dengan toko atau merchant offline memungkinkan pengguna untuk membayar langsung melalui QRIS, menghadirkan fleksibilitas dalam bertransaksi. Jika tidak memiliki cukup saldo, Sobat OCBC NISP bisa melakukan top up melalui beberapa cara yang disediakan oleh ShopeePay. Namun, kita perlu ketahui bahwa untuk top up ShopeePay biasanya dikenai biaya admin sekitar Rp1.000.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar