Jumat, 16 Februari 2024

Ibu dan Rutinitas


Sinar mentari menyinari bumi, 

Cahayanya terang terasa hangat, 

Ku mulai hari dengan mandi pagi, 

Agar jiwa dan raga ku penuh dengan semangat, 

Ku lanjutkan hari dengan rangkaian rutinitas, 

Sejak terbit fajar sampai terbenam matahari, 

Bangun paling awal dan tidur paling akhir, Dari memasak sampai berbenah rumah, Membersamai kegiatan anak – anak dari belajar juga bermain, 

Rutinitas yang tak jarang ku awali dengan rasa malas, 

Karena kadang kala rasa bosan itu hadir, dan terpampang nyata jelas 

Dan demi waktu aku selalu mengulang kembali rutinitas, 

Aku tak akan membiarkan bosan dan lelah berubah wujud menjadi rasa sedih atau marah, 

Ketika pikiran melemah karena bosan dan lelah, 

Dengan tubuh lemas ku cari segenap antusias, 

Ku bayangkan binar senyum mungil anak – anaku atas keberadaanku 

Ku coba bisikan afirmasi positif pada diri ini, bahwa aku sehat, aku hebat dan aku bersemangat, bismillah.. 

Selalu mengawali hari dengan doa, dzikir, dan suapan 

Memberikan hak puas “kenyang” untuk hati dan perut yang keroncongan, 

Dengan begitu akan berkumpulnya asupan nutrisi yang kemudian akan berubah menjadi sumber energi berupa kekuatan diri, 

Berdiri dan mulai berbenah, 

Berawal dari dapur hingga ke seluruh rumah, 

Ku bersihkan jejak kolaborasiku dengan kompor, wajan dan kuali, 

Tak ku sisakan sedikit pun kotoran yang ada, 

Ku bersihkan semuanya tanpa tersisa, sampai mereka terlihat mengkilat seperti sedia kala, 

Tanpa menunda waktu, aku terus bergerak melanjutkan ke seluruh bagian rumah, 

Ku bersihkan setiap sudut dan sisinya, 

Tak ku lupa untuk memberikan wewangian, 

Wangi lemongrass yang selama ini aku idamkan, 

Wangi yang terasa segar sekaligus menenangkan, 

Memberikan semangat dan ketenangan bagi setiap orang yang menghirupnya,

Rapi, bersih dan wangi itulah yang terjadi setelah ku benahi seluruh bagian rumah.

Sungguh indah dan menyenangkan mata yang memandangnya.. 

Namun tentu saja kerapihan itu tak akan berlangsung lama, 

Karena apalah daya ku, aku adalah seorang ibu dari 2 anak yang aktif dan kreatif 

Tak mungkin ku biarkan balita ku hanya berdiam diri di depan tv atau bermain handphone

Bukan tak pernah aku memberikan anak - anakku screentime

Tentu saja pernah, tapi tetap dengan waktu yang ku kendalikan, 

Karena hatiku jauh lebih bahagia dan ikhlas bila ada sisi bagian dari rumahku yang berantakan, 

Karena kegiatan eksplorasi yang mereka lakukan, 

Tak jarang bila belum puas di dalam rumah, mereka akan melanjutkannya sampai ke luar rumah, 

Bermain dengan air, tanaman dan tanah, Bermain sepeda atau berlarian di halaman mengejar kucing, ayam, atau kupu – kupu, 

Sebisa mungkin ku usahakan memberikan hak bermain untuk mereka, Dalam bermain tak lupa aku sisipkan berbagai macam tema pembelajaran yang telah ku siapkan di malam sebelumnya,

Yang aku gunakan sebagai panduan untuk mengasah keterampilan dan kreatifitas anak – anak, 

Bermain sambil belajar, tentu selalu terasa sangat menyenangkan, 

Dalam setiap kegiatan mereka, ku usahakan membuat kenangan indah di dalam pikiran dan hatinya, 

Aku ingin mereka bahagia bersamaku, mencintai keberadaanku, merindukan ku disetiap waktu. 

Setiap hari aku belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik, 

Menjadi ibu yang baik bagi mereka,

Walaupun mungkin belum bisa menjadi ibu yang sempurna, 

Tapi aku akan terus belajar dan berusaha setidaknya aku sempurna di mata hati mereka,

Anak – anakku yang sholeh – sholehah,

Afif dan Alma.. 

Segalanya ibu ❤

Bismillahirrahmanirrahim.. 




Metro, 16 Februari 2024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar