Selasa, 06 Februari 2024

Ikhlas dan Bahagia

Bismillahirohmanirrohim, Assallamuallaikum..

 

Bicara tentang bahagia, Apa itu ibu yang bahagia? Apakah ibu yang penuh tawa adalah ibu yang bahagia? Apakah ibu yang berada dirumah adalah ibu hang bahagia? Dan apakah ibu yang bekerja diluar adalah ibu yang bahagia? Jawabannya adalah, Tidak! Belum tentu mereka bahagia. 


Bahagia menurut KBBI, ba-ha-gia adalah keadaan atau perasaan senang dan perasaan tenteram di mana dalam kondisi bebas dari segala hal yang menyusahkan hidup kita. Mengukur kadar bahagia seseorang tidaklah sama, tolak ukur atau kadar rasa bahagia bagi setiap masing - masing orang sudahlah pasti berbeda, dan rasa bahagia itu sudah pasti hanya orang itu sendiri lah yang bisa merasakan seberapa besar kadarnya, seperti ketika saya memilih menjadi ibu rumah tangga, rasa bahagia saya adalah berada dekat dengan anak - anak, melihat pertumbuhan dan perkembangan mereka dengan waktu yang berlimpah dan tak terbatas adalah kepuasan dan kebahagian yang tak terhingga. Berbeda hal nya jika bahagia tujuan saya adalah pekerjaan, sudahlah pasti saya akan memilih untuk bekerja dengan waktu yang penuh dan takkan bersedih jika melewati beberapa bagian perkembangan anak. jadi sebenernya bahagia seseorang itu adalah hak milik orang itu sendiri, tidak ada hak orang lain untuk menilai apalagi mengatur nya seperti kemauan mereka. lagipula setiap keputusan dan pilihan pastilah sudah difikirkan dengan pemikiran yang matang, menyesuaikan pada keadaan dari setiap masing - masing keluarga atau rumah tangga. 


Sedangkan Ikhlas, Apakah itu ikhlas? Menurut kamus Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ikhlas artinya bersih hati atau tulus hati. Maksudnya adalah dalam menjalani kehidupan manusia perlu memiliki sikap ikhlas agar hatinya selalu bersih. Jadi seseorang yang dapat menerima segala sesuatu secara ikhlas, maka ia memiliki hati yang tulus. Sebab, ia menerima takdir dan ketetapan dari Allah SWT untuknya. Kenapa dari bahagia saya lantas melanjutkan ke ikhlas? Karena ikhlas bila dijalankan dalam rumah tangga maka jadinya adalah bahagia, selain itu sudahlah pasti pahala (surga) insyaallah, aamiin. 

Jadi siapapun diri kita, wanita bekerja atau pun ibu rumah tangga ketika kita menggunakan hati yang ikhlas, maka yang terjadi adalah seolah kita sedang bersama Allah SWT dengan segala sifat nya yang Maha Sempurna. Secara tidak langsung kita akan berusaha menyempurnakan segala ikhtiar yang sudah kita lakukan, maka kita pun akan mendapatkan hasil yang terbaik berdasarkan penilaian versi kita, bukan orang lain, dengan begitu badan dan fikiran pun akan tetap rileks. Dan dengan hati yang ikhlas, kita tidak harus menjadi seorang ibu yang tanpa cela, kita adalah original ibu lengkap dengan segala kekurangan dan kelebihannya, namun kita yakin dengan bantuan kesempurnaan Allah yang maha sempurna, maka semua kekurangan kita dalam menjalankan peran sebagai ibu akan menjadi terasa sempurna. Seorang wanita yang ikhlas menjalankan peran nya sebagai istri juga ibu di dalam rumah tangga maka akan selalu menularkan aura positif nya ke semua orang yang berada di sekitarnya (di dalam rumahnya ataupun di lingkungannya), yang mana rumah dan lingkungan tempat dia berada itu nantinya akan di penuhi dengan keberkahan karena keharmonisan aura nya, ibu yang bahagia dapat menciptakan suasana keluarga yang harmonis. Keluarga yang harmonis pasti nya akan membawa dampak yang baik untuk tumbuh kembang anak. Jadi bahagia adalah ketika adalah seorang ibu ikhlas dalam menjalankan peran nya sebagai ibu. Ikhlas maka bahagia, bahagia karena ikhlas, Masyaallah… 


Note : Maka sudah seharusnya untuk kita saling support, karena bukan lagi waktunya kita untuk berselisih paham dan mencari pembenaran, sekarang waktunya kita untuk saling support, women support women, it's so beautiful.. Masyaallah, Dengan begitu semoga allah SWT yang maha sempurna akan selalu melimpahkan kita semua dengan kesehatan dan keberkahan Nya, aamiin, aamii ya robbal alamin.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar