Assallamuallaikum, Bismillahirrohmanirohim..
Hari kemarin dan setengah hari ini, saya melalui dengan kepala sakit, nikmat sehat saya kemarin sedang di uji, saya diberikan nikmat sakit kepala, masyaallah luar biasa rasanya, bukan hanya nyeri sakit tapi juga mual sampai demam, baru kali ini saya merasakan sakit kepala yang begitu hebat, sampai tidak tertahankan, biasanya meskipun sakit saya akan tetap berkegiatan, melakukan hal - hal yang masih bisa saya lakukan, tapi kemarin sama sekali, untuk berdiri saja rasa perut mual, badan pun menggigil karena demam. Ditengah rasa sakit yang saya rasakan saya mengucapkan syukur alhamdulillah karena ketika saya sakit kemarin ada suami yang berusaha membantu melayani, memberikan obat untuk saya dan juga menggantikan tugas - tugas saya dirumah (terutama dalam hal urusan anak - anak dan beberes rumah) setidaknya saya bisa beristirahat / tidur dengan nyenyak tanpa diganggu anak - anak dan tanpa kepikiran dengan urusan rumah. Hal kecil yang sering kali terlupakan untuk disyukuri ketika saya sehat adalah bahwa saya beruntung memiliki suami yang pengertian dan perhatian kepada saya dan anak - anak apapun keadaan kondisi saya, sakit ataupun sehat.
Entah kenapa saya merasa allah SWT itu seperti sedang rindu untuk lebih dekat dengan saya, kenapa saya bisa berfikir seperti itu? Ya, karena setiap sakit, saya akan lebih banyak mengingat kematian, berbeda manakala saat saya sehat, saya lebih akan sibuk dengan urusan dunia, waktu saya lebih habis untuk bermalas-malasan, astaghfirullah.. Berbeda mana kala saya sakit, bibir ini akan berusaha untuk terus membaca dzikir dan mengingat kematian. Padahal jika difikir dunia ini adalah milik allah SWT. Dan allah swt menciptakan dunia beserta isinya ini adalah sebagai tempat untuk kita beribadah dan beramal sholeh dengan tujuan akhir akhirat, tujuan akhir kesempurnaan semua kehidupan. Barangsiapa yang memanfaatkan waktu luang dan nikmat sehat dalam rangka melakukan ketaatan, maka dialah yang akan berbahagia. Sebaliknya, barangsiapa memanfaatkan keduanya dalam maksiat, dialah yang betul-betul tertipu. Sesudah waktu luang akan datang waktu yang penuh kesibukan. Begitu pula sesudah sehat akan datang kondisi sakit yang tidak menyenangkan. Saya teringat pernah mendengar ceramah di sosial media tentang 2 nikmat yang sering terlupakan oleh manusia, diantara nya adalah nikmat sehat dan waktu luang. Nikmat sehat adalah salah satu bagian dari nikmat allah SWT yang seringkali mudah terlupakan, padahal tanpa nikmat sehat apalah arti kita sebagai mahkluk hidup, tentunya kita menjadi tidak bisa melakukan banyak aktifitas, kalaupun bisa melakukan aktifitas pastilah dengan keterbatasan. Astaghfirullahalazim, Semoga kita bukanlah termasuk dari golongan manusia yang kufur nikmat. Dan semoga allah selalu memberikan kita semua taufik dan hidayah nya sehingga kita termasuk dari golongan manusia - manusia sholeh yang mampu memanfaatkan kedua nikmat yang diberikan allah tersebut dengan baik dan penuh taqwa serta ketaatan, Semoga kira buka termasuk manusia yang tertipu dan teperdaya, aamiin allahumma aamiin, ya allah..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar